Halaman

Minggu, 11 November 2018

Pengalaman Menggunakan Kartu Tri (3)

Kemarin aku beli kartu Tri (3) untuk menjajal ponsel lama yang mau aku jadikan sebagai alat teathering dari smartphone ke laptop. Maksudku jika nantinya kartu 3 lancar akan aku gunakan terus menerus, paparku dalam hati. Waktu beli di konter pulsa pun si mba nya yang melayani pembelian tidak tahu bagaimana kualitas jaringannya dibandingkan kartu lainnya. Begitu juga aku, akupun tidak tahu karena belum pernah mencobanya. Aku ga tahu, yang jual juga ga tahu, kan kaya beli kucing dalam kaleng roti. Bungkusnya bagus, tapi isinya ga tahu. Dengan rasa penasaran tentang kualitas sinyalnya, saya beli aja tuh kartu 3 nya. Setelah bayar tidak langsung diaktifkan di konter, tapi di rumah.

kekecewaan-menggunakan-kartu-3

Tak lama kemudian, saya buka kartu 3 nya. dan aku pasangkan ke hp. Hpku masih 3G, belum 4G karena memang hp lama. Sebelum pasang aku matikan hpnya, supaya begitu nyala langsung loading. Ya udah nyala, terus registrasi. Beberapa kali gagal kemudian berhasil juga. Alamak.. begitu aktif paketannya, sinyal cuma E yang berarti Sinyal Edge. Sinyal E itu di bawah 3G, 3G aja belum. Coba bayangin. Mau diapain koneksi sinyal seperti itu. Oya aku itu tinggal di daerah perumahan Poris Residence, Cipondoh, Tangerang Kota. Ini di wilayah kota, apalagi di wilayah lain. Sinyal di dalam ruangan E, di luar ruangan E juga.
Setelah anda selesai membaca halaman ini, baca juga: Berapa  spesifikasi kamera xiaomi redmi note 6 pro?


Cukup kecewa aku dengan pembelian kartu 3. Ga hanya sampai di situ, aku pun cari informasi di google tentang pengalaman pakai kartu 3. Ternyata banyak sekali yang kecewa dengan pelayanan internet 3. Aku yakin di daerah yang lebih jauh dari pusat kota bakalan lebih buruk sinyalnya, misalnya daerah Mauk Tangerang, daerah Balaraja ujung. Itu udah pasti bisa buktikan. Dan artinya akan lebih banyak pengguna yang kecewa, dan akan lebih banyak calon pengguna yang enggan menggunakan layanan tri.